LanggurNews.com | Jakarta – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati menegaskan generasi muda, khususnya Generasi Z, memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi pariwisata Indonesia ke arah yang lebih berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Ni Luh dalam webinar STDev Circle Seri 3 yang digelar di Jakarta, Rabu (29/4/2026). Ia menyebut generasi muda tidak hanya menjadi penikmat wisata, tetapi juga harus menjadi penggerak perubahan.
Menurutnya, kekuatan utama generasi muda terletak pada kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital.
“Dengan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, dan kekuatan digital, generasi muda dapat mendorong lahirnya pariwisata yang lebih bertanggung jawab, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Ni Luh.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan generasi muda menjadi kunci dalam memperkuat pembangunan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.
Melalui forum tersebut, diharapkan muncul berbagai gagasan baru yang bisa mendorong transformasi sektor pariwisata.
Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Kementerian Pariwisata, Frans Teguh, mengatakan generasi muda tidak hanya berperan sebagai penggerak kreativitas, tetapi juga sebagai target pasar yang strategis.
Menurut Frans, sejumlah isu seperti pengolahan limbah makanan dan pengelolaan sampah dapat menjadi ruang kontribusi nyata bagi generasi muda dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.
“Saya kira gerakan-gerakan ini semakin kita butuhkan karena kita ingin menjadi bagian dari solusi untuk kehidupan saat ini dan masa mendatang,” kata Frans.
Ia menekankan, pariwisata berkelanjutan berkaitan erat dengan praktik berwisata yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, sekaligus upaya mewariskan nilai positif bagi generasi mendatang.
Sementara itu, Rektor Universitas Pelita Harapan, Jonathan L. Parapak, menyatakan penguatan peran generasi muda akan sejalan dengan pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak perekonomian nasional.
“Untuk pariwisata masa depan, kita harus bersiap lebih baik lagi,” ujarnya.
Kementerian Pariwisata terus mendorong keterlibatan generasi muda sebagai agen perubahan untuk mewujudkan pariwisata Indonesia yang berdaya saing, berkelanjutan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
(Kemenpar/LN)





































































































