LanggurNews.com – Juventus kembali kehilangan poin penuh di Serie A. Menjamu Atalanta di Allianz Stadium, Minggu (28/9/2024) dini hari WIB, skuad asuhan Igor Tudor hanya mampu bermain imbang 1-1.
Gol Sulemana pada penghujung babak pertama dibalas Juan Cabal di paruh kedua.
Hasil ini membuat Juventus mencatat tiga kali imbang secara beruntun, setelah sebelumnya ditahan Borussia Dortmund di Liga Champions dan Verona di Serie A.
Juventus menurunkan formasi 3-4-2-1 dengan Adzic dan Yildiz menopang Openda di lini depan. Atalanta menggunakan skema serupa, menempatkan Samardzic dan Sulemana di belakang Krstovic.
Bianconeri tampil dominan pada awal laga. Yildiz dan Cambiaso rajin membuka ruang, bahkan Kalulu hampir mencetak gol andai tembakannya tidak membentur tiang.
Namun, Atalanta berhasil membalikkan tekanan jelang turun minum. Sulemana melepaskan tembakan jarak jauh indah yang membuka skor 1-0 untuk tim tamu.
Memasuki babak kedua, Tudor mencoba menyegarkan permainan dengan memasukkan Vlahovic, McKennie, Zhegrova, dan Joao Mario. Sayangnya, justru organisasi permainan Juve melemah. Atalanta beberapa kali mengancam lewat Krstovic dan Pasalic.
Perubahan besar terjadi saat Tudor memasukkan Juan Cabal menggantikan Bremer yang kelelahan. Bek Kolombia itu langsung mencetak gol penyama kedudukan 1-1 setelah memanfaatkan kesalahan Kossounou di kotak penalti.
Di menit-menit akhir, Atalanta harus bermain dengan 10 orang setelah Marten de Roon mendapat kartu kuning kedua. Juventus mencoba menekan, tetapi skor tetap tidak berubah hingga laga usai.
Sementara di Sardinia, Inter Milan sukses membawa pulang tiga poin usai mengalahkan Cagliari 2-0 di Unipol Domus.
Lautaro Martínez membuka keunggulan cepat, sementara Pio Esposito memastikan kemenangan dengan gol perdananya di Serie A.
Inter unggul cepat di menit ke-10. Umpan silang Alessandro Bastoni dituntaskan Lautaro dengan sundulan keras ke tiang jauh. Itu menjadi gol ke-117 Lautaro untuk Nerazzurri, sekaligus mengokohkannya di posisi kelima daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub.
Gol kedua tercipta di menit ke-82. Federico Dimarco melepaskan umpan datar dari sisi kiri yang disambut Pio Esposito dengan sontekan di depan gawang. Gol itu terasa spesial karena terjadi saat menghadapi sang kakak, Sebastiano Esposito, yang bermain untuk Cagliari.
Skuad Cristian Chivu tampil dominan, khususnya lewat kombinasi Augusto, Barella, dan Bastoni di sektor kiri. Barella bermain impresif di lini tengah, sedangkan Calhanoglu kurang beruntung usai tendangannya mengenai tiang.
Cagliari sempat mencoba bangkit, tetapi kehilangan Andrea Belotti akibat cedera lutut membuat serangan mereka tumpul. Folorunsho hampir memperkecil kedudukan, namun sundulannya juga membentur tiang.






































































































