Jakarta, LanggurNews.com | Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan dampak nyata di tingkat wilayah. Di Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, lebih dari 90 persen sekolah telah melaksanakan CKG dari total 198 sekolah yang ada.
Kepala Puskesmas Tanjung Priok, dr. Vita, mengatakan capaian tersebut diraih bertepatan dengan peringatan satu tahun pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis.
“Dari 198 sekolah di Kecamatan Tanjung Priok, lebih dari 90 persen sudah melaksanakan CKG,” kata dr. Vita, saat ditemui di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, CKG menjadi langkah penting untuk melakukan skrining kesehatan sejak dini bagi peserta didik sekaligus meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan sekolah.
Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh siswa. Nathan (16), siswa Sekolah IPEKA Sunter, mengaku pemeriksaan kesehatan membantunya mengetahui kondisi tubuh lebih awal.
“Saya dapat masukan dari dokter, salah satunya soal kondisi mata yang disarankan segera diperiksa lebih lanjut karena minusnya bertambah. Program ini sangat membantu,” ujar Nathan.
Hal senada disampaikan Callista (17), siswi Sekolah IPEKA Sunter. Ia menyebut pemeriksaan kesehatan membuatnya lebih memahami kondisi tubuh dan mendorong perubahan pola hidup.
“Saya jadi tahu ada gangguan penglihatan jarak jauh dan dianjurkan untuk lebih banyak makan buah, sayur, dan rajin olahraga. Menurut saya CKG ini bermanfaat,” katanya.
Melalui pelaksanaan di sekolah dan wilayah, Program Cek Kesehatan Gratis tidak hanya berfungsi sebagai pemeriksaan awal, tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan serta pendorong perubahan perilaku hidup sehat sejak dini.
Kementerian Kesehatan menempatkan CKG sebagai bagian dari strategi pembangunan kesehatan jangka panjang dengan pendekatan preventif, deteksi dini, dan tindak lanjut pemeriksaan kesehatan.
(Kemenkes RI/LanggurNews)






































































































