Ohoi Iso, LanggurNews.com | Pemerintah Ohoi Iso, Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) resmi membentuk tiga kelompok usaha masyarakat yang terdiri dari kelompok pertanian, kelompok ternak, dan kelompok nelayan, dalam rapat yang digelar Rabu (4/3/2026).
Rapat pembentukan tersebut turut dihadiri Ketua BPO serta seluruh unsur kelembagaan Ohoi Iso. Pembentukan kelompok dilakukan atas arahan Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian Kabupaten Maluku Tenggara.
Kepala Ohoi Iso, Vinsentius Jamrewav menjelaskan, pihaknya diminta untuk segera membentuk kelompok sebagai wadah resmi pelaksanaan program pertanian ke depan.
“Hari ini kami sudah sepakat dengan masyarakat, bapak-bapak dan ibu-ibu, untuk membentuk tiga kelompok, yaitu kelompok pertanian satu, kelompok ternak satu dan kelompok nelayan satu. Masing-masing sudah dipilih ketua dan sekretarisnya,” ujarnya.
Ia mengatakan, setelah struktur kelompok lengkap, data akan dimasukkan dalam format administrasi untuk diserahkan kepada PPL guna ditindaklanjuti dengan program kegiatan.
Pembentukan kelompok tersebut, lanjutnya, juga merupakan tindak lanjut arahan Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, dalam Musrenbang sebelumnya yang menekankan pentingnya peran kelompok pertanian dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kita jangan hanya berharap bantuan pemerintah. Kita harus berdiri sendiri, buat kebun dan cari jalan bagaimana mendatangkan penghasilan untuk masyarakat ke depan,” tegasnya.
Terkait lahan, Vinsentius menyebut wilayah Ohoi Iso memiliki potensi lahan yang cukup luas. Awalnya direncanakan satu kelompok mengelola satu hektare lahan di satu lokasi, namun berdasarkan kesepakatan bersama, pengelolaan akan dilakukan di lahan masing-masing anggota.
“Nanti petugas PPL yang turun survei, lihat kondisi lahan dan arahkan kerja ke depan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya keseriusan dalam mengelola kelompok agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi anggota.
“Saya kasih contoh di Jawa, kelompok pertanian di sana bisa berhasil sampai sejahtera. Saya harap kelompok di Ohoi Iso juga bisa seperti itu, kerja sungguh-sungguh dan jalan dengan baik,” katanya.
Vinsentius berharap Dinas Pertanian dapat membantu distribusi bibit sayur, jagung dan komoditas lainnya karena kelompok pertanian sudah siap berjalan.
Ia juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan dari PPL, termasuk penanganan jika terjadi serangan hama atau kendala teknis lainnya.
“Pendamping itu harus selalu ada. Tim survei dari Dinas Pertanian akan datang secara berkala untuk lihat perkembangan dan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya tiga kelompok tersebut, Pemerintah Ohoi Iso berharap sektor pertanian, peternakan dan perikanan dapat menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat setempat.






































































































