Ambon, LanggurNews.com | Uskup Diosis Amboina Mgr Seno Ngutra menerbitkan Surat Gembala Prapaskah 2026 yang ditujukan kepada seluruh umat Katolik di wilayah Keuskupan Amboina. Dalam suratnya, umat diajak menjalani masa puasa dengan pertobatan sejati, memperbanyak doa dan amal kasih, serta mewartakan Injil melalui tindakan nyata.
Dilansir dari kanal youtube KOMSOS KEUSKUPAN AMBOINA, Mgr. Seno menegaskan Masa Prapaskah tahun ini yang dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026. merupakan masa penuh rahmat yang harus diisi dengan sesal, tobat, dan aksi sosial sebagai wujud perubahan hidup.
“Pertobatan adalah syarat untuk menerima pengampunan Allah. Namun pertobatan juga harus diwujudkan dalam usaha pribadi yang sungguh-sungguh agar rahmat itu berdaya guna,” tulisnya.
Pada Prapaskah 2026, Keuskupan Amboina mengangkat tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) Berjalan Bersama Menuju Gereja Mandiri dalam Kerygma Mewartakan Injil. Tema ini mendorong umat tidak hanya berhenti pada pembaruan liturgi seperti tahun sebelumnya, tetapi keluar menjadi pewarta kabar gembira bagi sesama.
Menurutnya, Gereja tidak boleh puas dengan perayaan liturgi yang bersifat internal. Liturgi harus mendorong umat hadir di tengah masyarakat, membawa damai dan harapan, termasuk dalam komitmen merawat bumi.
Ia juga menyinggung berbagai persoalan kemanusiaan dan lingkungan, seperti bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera yang diduga dipicu oleh penebangan hutan secara tidak bertanggung jawab. Kondisi itu disebut sebagai tanda bahwa dunia dan kemanusiaan sedang terluka.
Mgr Seno turut mengutip pesan Paus Fransiskus bahwa Allah tidak pernah bosan mengampuni, tetapi manusia kerap lelah untuk datang memohon ampun. Karena itu, umat didorong kembali kepada Allah melalui sakramen tobat serta memperbanyak tindakan berbagi kepada sesama.
Ia meminta seluruh unsur Gereja, mulai dari tingkat keuskupan hingga rukun dan stasi, mengatur gerakan pertobatan secara konkret agar tidak sekadar menjadi slogan. Umat juga diajak tidak hanya tinggal “di seputaran altar”, melainkan keluar melaksanakan amanat Yesus Kristus untuk mewartakan Injil kepada semua makhluk.
Di akhir suratnya, Mgr Seno mengucapkan selamat memasuki masa Prapaskah kepada seluruh umat Keuskupan Amboina dan mengajak mereka mengambil bagian aktif dalam Aksi Puasa Pembangunan 2026 sebagai bukti pertobatan yang nyata.






































































































