Malang, LanggurNews.com | Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa memastikan destinasi wisata di Malang dan Kota Batu siap menghadapi lonjakan wisatawan saat libur panjang Nyepi dan Lebaran 2026.
Kepastian itu disampaikan usai peninjauan langsung ke sejumlah lokasi wisata dan fasilitas transportasi, Rabu (11/3) lalu.
Peninjauan dilakukan di Bandara Abdulrachman Saleh, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), serta Jatim Park 3 di Kota Batu.
“Kami ingin melihat langsung kesiapan daerah dan destinasi wisata dalam menghadapi momentum libur panjang Nyepi dan Lebaran tahun 2026,” kata Ni Luh Puspa dalam keterangan resmi Kementerian Pariwisata, Jukmat (13/3/2026).
Di Bandara Abdulrachman Saleh, Wamenpar mengecek fasilitas pelayanan penumpang, posko angkutan Lebaran, ruang kesehatan, hingga sistem keamanan di area kedatangan dan keberangkatan.
Ia mengapresiasi koordinasi antara pengelola bandara, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam menyiapkan pelayanan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke kawasan TNBTS. Wamenpar memastikan kesiapan jalur akses, sarana prasarana, serta sistem pengamanan wisata, termasuk operasional jeep wisata yang wajib menjalani ramp check berkala.
Menurutnya, kawasan Bromo diprediksi dikunjungi sedikitnya 5.000 wisatawan selama libur panjang, sehingga seluruh pihak harus memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas wisata.
“Keamanan, keselamatan, dan kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas. Ini tanggung jawab bersama pengelola dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Peninjauan juga dilakukan di Jatim Park 3, Kota Batu. Wamenpar mengecek standar keselamatan wahana permainan, jalur evakuasi, kesiapan petugas, hingga fasilitas kesehatan.
Ia menegaskan taman rekreasi keluarga menjadi destinasi favorit saat libur panjang sehingga pengelola wajib memastikan seluruh wahana beroperasi sesuai standar.
“Kami ingin semua wahana aman dan diperiksa secara berkala. Keselamatan pengunjung harus jadi prioritas utama,” katanya.
Wamenpar menegaskan kesiapan destinasi wisata harus didukung koordinasi lintas instansi, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan Polri.
Kementerian Pariwisata juga telah menerbitkan surat edaran kepada pemerintah daerah dan pengelola destinasi agar memastikan libur Nyepi dan Lebaran 2026 berlangsung aman, nyaman, dan tertib.
Ia mengimbau wisatawan selalu mengikuti informasi resmi terkait kuota tiket, rekayasa lalu lintas, serta kondisi cuaca sebelum berkunjung ke destinasi wisata.
(Kemenpar/LN)






































































































