Tual, LanggurNews.com – Lomba perahu tradisional Kei atau Belan yang digelar di Kota Tual mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD setempat, Zainal G. Abidin Kabalmay.
Kabalmay yang juga Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Yos Sudarso Tual menyebut, kegiatan perdana ini menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali tradisi Belan yang terakhir populer di era 1970-an.
“Sebagai anak Kei, saya ingin mengembalikan adat istiadat ini agar hidup kembali di masa mendatang,” ujarnya saat penutupan final lomba Belan Mini, ujarnya di Tual, Jumat (22/8/2025).
Menurut Kabalmay, Belan memiliki nilai historis yang kuat bagi masyarakat Kei.
“Dahulu orang tua-tua kita menggunakan Belan sebagai sarana transportasi, akomodasi, bahkan untuk berperang. Karena itu, Belan harus diperkenalkan kembali kepada generasi muda,” tegasnya.
Ia juga menilai lomba kali ini masih banyak kekurangan, termasuk bentuk dan nama Belan yang dilombakan.
“Kedepan, lomba perahu tradisional Kei harus sesuai dengan apa yang diwariskan oleh para leluhur,” jelasnya.
Menanggapi harapan Wali Kota Tual agar lomba Belan menjadi agenda tahunan, Kabalmay memastikan DPRD akan memberikan dukungan penuh.
“Putera-puteri Kei yang ada di DPRD Kota Tual pasti tahu makna Belan dalam adat dan tradisi Kei. Jika Pemkot Tual mendukung, maka DPRD juga akan memberi dukungan,” katanya.
Lomba Belan Mini ini diinisiasi oleh keluarga besar TKBM Pelabuhan Yos Sudarso Tual. Babak penyisihan berlangsung Rabu (20/8), sedangkan final pada Jumat (22/8), dengan rute start di Pelabuhan Dumar dan finish di Pelabuhan Yos Sudarso Tual.






































































































