Batam, LanggurNews.com – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan komitmen pemerintah dalam mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, menjadi destinasi pariwisata berkelas dunia sekaligus pusat ekosistem ekonomi digital dan industri global.
Dalam kunjungan kerjanya ke Batam, Menteri Widiyanti meninjau langsung sejumlah lokasi strategis di KEK Nongsa, seperti Infinite Studios yang menjadi pusat industri kreatif, Apple Academy sebagai pengembangan talenta teknologi, serta kawasan komersial Costaluna yang mendukung pertumbuhan ekonomi setempat.
Tidak ketinggalan, kunjungan dilakukan ke Nongsa Point Marina, pusat wisata bahari yang mampu menampung sekitar 67 yacht dari berbagai negara.
“Kunjungan hari ini membuktikan dukungan kami untuk percepatan investasi dan peningkatan daya saing Batam sebagai pintu gerbang utama pariwisata Indonesia,” ujar Menteri Widiyanti di Batam.
KEK Nongsa hadir sebagai kawasan yang menyatukan potensi pariwisata dengan pengembangan ekosistem digital dan industri yang terhubung dengan pasar global. Kawasan ini juga berperan sebagai pusat pendidikan dan pusat data yang akan memperkuat posisi Batam dalam rantai ekonomi digital internasional.
Sejauh ini, realisasi investasi di KEK Nongsa tahun 2025 telah mencapai 95 persen dari target sebesar Rp2,835 triliun, dengan capaian kumulatif sejak 2021 mencapai Rp8,4 triliun.
Menteri Widiyanti yakin sinergi antara pemerintah pusat, daerah, investor, dan pelaku usaha dapat menjadikan KEK Nongsa sebagai katalis pertumbuhan ekonomi yang signifikan.
Turut mendampingi Menteri Widiyanti dalam kunjungan ini adalah Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji, dan Deputi Bidang Industri dan Investasi Rizki Handayani.
(Kemenpar/LN)






































































































