Yahukimo-Papua, LanggurNews.com – Sebanyak 11 jenazah korban yang diduga menjadi sasaran kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga, Senin (14/4/2025).
Diketahui, pada 6-7 April 2025, kelompok tersebut menyerang para pendulang emas tradisional di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Akibat serangan ini, sebanyak 11 orang pendulang emas tewas.
Penyerahan dilakukan oleh Tim Gabungan Operasi Damai Cartenz bersama Tim Dokkes Polri dan DVI Polri setelah proses identifikasi selesai. Para korban diketahui berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan ditemukan tewas di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Yahukimo.
Berikut data lengkap korban beserta lokasi kejadian:
- Wawan Tangahu – Dusun III, Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara
TKP: Area 22, pendulangan emas Yahukimo - Suardi Laode alias Kaswadi – Dusun III, Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara
TKP: Area 22, pendulangan emas Yahukimo - Stenli Humena – Kampung Kalama Darat, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara
TKP: Muara Kum - Yuda Lesmana – Kos Jalan Paradiso, Dekai
TKP: Camp Muradala, Kampung Bingki - Riki Rahmat – Desa Ranomolua, Besulutu, Konawe, Sulawesi Tenggara
TKP: Camp Muradala, Kampung Bingki - Muhammad Arif – Kos Pemukiman Jalur II, Dekai
TKP: Camp Muradala, Kampung Bingki - Safaruddin – Kos Pemukiman Jalur II, Dekai
TKP: Camp Muradala, Kampung Bingki - Abdur Raffi Batu Bara – Kos Pemukiman Jalur II, Dekai
TKP: Camp Muradala, Kampung Bingki - Stefanus Gisbertus – Desa Tala, Seram Barat, Maluku
TKP: Tanjung Pamali, Distrik Seradala
- Zamroni – Dukuh Dulak, Desa Gantungan, Tegal, Jawa Tengah
TKP: Tanjung Pamali, Distrik Seradala - Rusli – Desa Buti, Merauke, Papua
TKP: Area 22, pendulangan emas Yahukimo
Selain itu, satu jenazah lainnya atas nama Ariston Kamma telah lebih dahulu diserahkan kepada keluarga pada Kamis, 10 April 2025. Ia ditemukan tewas di wilayah Pegunungan Bintang (Pegubin).
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa penyerahan jenazah merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan.
“Kami memastikan seluruh korban kembali ke keluarga secara layak dan bermartabat. Proses identifikasi akan terus kami lanjutkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan apresiasi terhadap semua pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Polres, dan Kodim yang telah mendukung penuh proses evakuasi dan identifikasi korban,” katanya.
KKB yang diduga bertanggung jawab atas aksi kekerasan ini diyakini merupakan bagian dari Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama.
Operasi Damai Cartenz memastikan bahwa upaya pengejaran terhadap para pelaku kejahatan masih terus berlangsung secara intensif di berbagai wilayah rawan konflik di Papua.
Editor : Geraldo Leisibun






































































































