Tual, LanggurNews.com | Pemerintah Kota (Pemkot) Tual lewat Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Fiditan, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Tual, Dominggus Kastanya mengatakan, gerakan pangan murah kali ini difokuskan di wilayah Kecamatan Dulah Utara karena sebelumnya belum pernah dilaksanakan di daerah tersebut.
“Untuk hari ini gerakan pangan murah yang kami laksanakan khususnya di Kecamatan Dulah Utara. Kegiatan dipusatkan di Desa Fiditan,” kata Kastanya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan arahan Wakil Wali Kota Tual sebagai bagian dari upaya rekonsiliasi pasca persoalan yang sempat terjadi di wilayah itu. Karena itu, kegiatan ini juga disebut sebagai Gerakan Pangan Murah Rekonsiliasi.
Menurutnya, program GPM merupakan salah satu program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tual guna menjaga stabilisasi harga serta menjawab kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
“Menjelang Idul Fitri biasanya harga-harga pangan mulai meningkat. Karena itu melalui pasar murah ini diharapkan masyarakat bisa membeli kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Tual menyediakan 11 komoditas pangan strategis, di antaranya dua jenis beras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng dua jenis, tepung terigu, gula pasir, serta komoditas hortikultura seperti cabai dan tomat.
Harga komoditas tersebut disubsidi pemerintah dengan potongan sekitar Rp10 ribu atau sekitar 20 hingga 30 persen lebih murah dari harga pasar.
“Harapannya masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga, bisa terbantu karena bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih hemat,” jelasnya.
Kastanya menambahkan, program gerakan pangan murah juga menjadi bagian dari intervensi pemerintah daerah untuk menekan inflasi di Kota Tual.
“Inflasi sebelumnya pada Februari berada di angka 7,9 persen. Syukurnya pada rilis terbaru bulan Maret turun menjadi sekitar 6,7 persen,” katanya.
Ia menyebutkan, kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan di wilayah Pulau Kur dan Kur Selatan. Dalam waktu dekat, Pemkot Tual juga berencana menggelar gerakan pangan murah di Kecamatan Tayando Tam.
“Rencananya minggu depan kita akan melaksanakan kegiatan serupa di Kecamatan Tayando Tam,” pungkasnya.






































































































