Langgur, LanggurNews.com – Pemuda Katolik menyambut dengan penuh sukacita kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka ke Maluku Tenggara.
Hal iitu disampaikan Plt. Ketua Pemuda Katolik setempat, Izaak Ignatius Setitit, saat dihubungi media ini di Langgur, Selasa (14/10/2025).
Setitit berharap kunjungan ini dapat dimanfaatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan perhatian pemerintah pusat terhadap berbagai persoalan pembangunan di wilayah tersebut.
Salah satu fokus utama yang disorot Pemuda Katolik Malra adalah kondisi jembatan Rumadian yang sudah ambruk hampir satu tahun lalu.
Pemuda Katolik menegaskan bahwa jembatan tersebut sangat penting sebagai prasarana transportasi antar pulau yang selama ini terbengkalai dan belum mendapatkan perbaikan maupun perhatian serius dari pemerintah provinsi.
“Jangan gunakan alasan efisiensi anggaran. Jembatan ini adalah kebutuhan vital masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama dalam menghubungkan antar pulau,” kata Setitit.
Pemuda Katolik, lanjut Setitit, mengajak Wapres Gibran untuk turun langsung ke lokasi jembatan di Kecamatan Manyeuw agar dapat menyaksikan kondisi sebenarnya.
Menurutnya, kunjungan ke pasar Langgur justru terkesan sebagai pencitraan, sementara jembatan yang rusak parah tersebut membutuhkan prioritas.
Selain itu, Pemuda Katolik juga menyoroti dampak dari kerusakan jembatan tersebut terhadap warga di wilayah barat Kei Kecil yang kini kesulitan mengakses pasar dan sekolah.
Mereka harus memutar jauh melewati jalan tol dan menanggung biaya tambahan untuk sampai ke kota.
Pemuda Katolik sudah berupaya agar persoalan ini didengar dengan mengirim surat dan video kepada Presiden Prabowo Subianto saat Hari Kemerdekaan 17 Agustus, serta mengirimkan foto dan video ke Ketua DPR RI, komisi, dan menteri terkait. Namun hingga kini, belum ada tanggapan yang memadai.
“Kami berharap melalui kunjungan Wapres Gibran kali ini, pemerintah pusat dapat membuka hati dan segera mengambil langkah membangun kembali jembatan Rumadian demi kesejahteraan masyarakat Malra,” tutupnya.






































































































