Brazil, LanggurNews.com – Misionaris Tarekat SVD (bahasa Latin : Societas Verbi Divini) atau Serikat Sabda Allah, Pastor Laurensius Lagandoni Hayong (Pastor Lourenço) meninggal dunia.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini dari Brazil melalui Pastor Adrianus Rahaded SVD, almarhum Pastor Laurensius (Lourenço) meninggal dunia pada tanggal 4 Februari 2025 pukul 10.45 pagi waktu setempat.
Pastor Lourenço dilahirkan di Blalo Udeng (Lewolaga) Larantuka, Nusa Tenggara Timur, Indonesia pada tanggal 16 November 1969.
Mengawali perjalanan panggilannya sebagai seorang Imam (Pastor), Pastor Laurensius (Lourenço) masuk Konggregasi Sabda Allah pada tahun 1990, di Novisiat, Nenuk, Timor Indonesia.
Dari tahun 1991 hingga 1994, ia belajar Filsafat di Institut Filsafat dan Teologi Katolik di Ledalero.
Selanjutnya, sejak tahun 1996 sampai 1999 ia belajar Teologi
Kaul pertamanya diucapkan pada tahun 1992. Enam tahun setelah itu, tepatnya pada tanggal 15 Agustus 1998, ia mengucapkan kaul kekalnya.
Pastor Lourenço menerima tahbisan diakonat pada tanggal 9 Mei 1999, sebelum ditahbiskan menjadi Imam (Pastor) pada tanggal 14 Juli 1999 di Larantuka, Indonesia.
Pasca ditahbiskan, Pastor Laurensius (Lourenço) ditugaskan untuk bekerja sebagai minisonaris di Brazil pada tanggal 27 Juni 2000.
Tercatat dari bulan Agustus hingga November di tahun yang sama sejak tiba di Brazil, Pastor Laurensius (Lourenço) mengikuti kursus Cenfi di Brasilia-DF (kurusus inisiasi misi di Brasil).
Setelah menyelesaikan kursusnya, pada bulan Desember 2000, ia menerima pengangkatan pertamanya di Brasil, yaitu sebagai Vikaris Paroki, di Paroki Nossa Senhora da Conceição, di Kota Gama-DF.
Empat tahun berselang, tepatnya bulan Januari 2004, ia dipindahkan ke Paroki Nossa Senhora da Sores di Mairi-BA. Disini, Pastor Laurensius (Lourenço) bekerja selama enam bulan lamanya.
Setelah periode itu, ia dipindahkan ke Paroki São Sebastião di Barra Mansa-RJ, dan bekerja selama tiga tahun disana.
Pada tanggal 21 Maret 2011, Pastor Laurensius (Lourenço) dipindahkan ke Brasilia-DF, dimana ia mengambil peran sebagai Vikaris Paroki Paroki Nossa Senhora da Conceição, di Gama.
Lima tahun berselang, ia dipindahkan ke Juiz de For a-MG sebagai Vikaris Paroki Nossa Senhora de Fátima.
Pastor Laurensius (Lourenço) juga pernah menjabat Pastor Paroki Divino Espirito Santo di Santa Leopoldina-ES pada tangggal 20 Maret 2019.
Pada bulan November 2024 lalu, ia mulai mengalami masalah pada kesehatannya.
Pada bulan Januari 2025, ia dirawat rumah sakit Meridional di Cariacia-ES. Pastor Laurensius (Lourenço) harus menjalani dialisis karena kondisi klinisnya memburuk.
Setelah berjuang melawan sakitnya, Pastor Laurensius (Lourenço) akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 4 Februari 2025, pukul 10.45 pagi (waktu Brasil).
“RIP et vivat ad aeternam”
Editor : geraLdo






































































































