
Tual, LanggurNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tual menggelar pasar murah sebagai upaya pengendalian inflasi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, agar dapat menyediakan makanan bagi keluarganya selama lebaran.
Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, menegaskan bahwa pasar murah ini juga menjadi bagian dari program 100 hari kerja mereka bersama Wali Kota Tual.
“Kemarin kami baru saja kembali dari Kayando, Ta’am, Fadol, dan sekitar 22 ohoi atau finua di pulau-pulau. Meski belum semua masyarakat bisa menikmati paket sembako murah ini, kami juga melaksanakan Safari Ramadan sebagai bentuk kepedulian kepada warga,” ujar Rumra saat membuka kegiatan Gebyar Pasar Murah Terpadu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Senin (24/3/2025).
Lebih lanjut, Rumra menyampaikan bahwa program pasar murah akan menjadi agenda rutin Pemkot Tual dengan cakupan penerima manfaat yang lebih luas di tahun-tahun mendatang.
“Namanya pasar murah, tetap harus ada transaksi jual dan beli, meskipun dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” tambahnya.
Selain pasar murah, Pemkot Tual juga menggandeng berbagai instansi untuk menyalurkan bantuan pangan gratis bagi masyarakat kurang mampu, termasuk melalui Dinas Sosial, Bulog, dan PT POS Indonesia. Operasi pasar pangan murah telah digelar sejak 4 Maret dan akan berlangsung hingga 28 Maret 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Rumra juga mengingatkan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, dan pihak swasta untuk bekerja dengan tulus, kreatif, dan mengoptimalkan sumber daya yang ada demi kemajuan Kota Tual.
“Jika kita membangun relasi yang baik dengan berbagai pihak dan bekerja dengan komitmen serta strategi yang tepat, Kota Tual akan berkembang lebih baik, maju, dan berdaya saing,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pencapaian visi dan misi pemerintahan yang harus diterjemahkan oleh semua pihak agar dalam lima tahun ke depan, hasil kerja dapat terukur dan dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Pemerintah Kota Tual juga mewaspadai potensi kenaikan harga kebutuhan pokok selama Ramadan serta memastikan kesiapan jalur transportasi bagi warga yang akan mudik.
“Saya ingatkan Dinas Perhubungan dan semua pihak terkait agar lebih tanggap dalam menyediakan kemudahan transportasi bagi masyarakat,” ujar Rumra.
Selain itu, stabilitas keamanan selama Ramadan dan Idul Fitri menjadi perhatian utama, terutama mengingat masa libur yang lebih panjang. Pelayanan kesehatan juga tidak boleh terputus, termasuk kesiapsiagaan terhadap bencana, khususnya di jalur laut, mengingat arus mudik diprediksi meningkat 5% dibanding tahun lalu.
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2025, Kota Tual mengalami deflasi sebesar -1,20% dan inflasi sebesar 0,39%, dengan kenaikan harga terutama pada sektor makanan. Pemerintah berupaya menjaga inflasi pada angka moderat agar tidak mengganggu stabilitas produksi dan daya beli masyarakat.
Pemkot Tual juga berkomitmen menuntaskan permasalahan kemiskinan dan stunting dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Beberapa program prioritas yang tengah berjalan meliputi pemberian beasiswa pendidikan, pembangunan asrama siswa, peningkatan pelayanan kesehatan, serta peningkatan status rumah sakit dengan dukungan dana dari Kementerian Kesehatan.
Selain itu, pemerintah memastikan ketersediaan subsidi kebutuhan pokok serta optimalisasi transportasi antar-pulau, baik untuk mobilitas penduduk maupun pergerakan ekonomi.
“Kami hadir untuk masyarakat dan siap memberikan yang terbaik demi kemajuan Kota Tual yang kita cintai,” tutup Rumra.
Editor : Geraldo

































































































