Tual, LanggurNews.com – Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat menyatakan, pengangkatan sebagai CPNS bukan merupakan jaminan langsung menjadi PNS. Para peserta akan menjalani masa percobaan, di mana kinerja, loyalitas, dan dedikasi mereka akan dievaluasi secara ketat.
Hal itu disampaikannya usai menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun Anggaran 2024 kepada 167 peserta yang lulus seleksi di Aula Kantor Wali Kota Tual, Rabu (4/6).
Hadir mendampingi Renuat yakni Wakil Wali Kota Amir Rumra, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tual, Fahri Rahayaan, serta sejumlah pejabat OPD.
“Hari ini kalian resmi menyandang status CPNS. Tapi itu belum final. Penilaian sejati dimulai dari sekarang — bagaimana kalian bekerja, bersikap, dan membangun etika kerja di lingkungan baru,” ujar Renuat.
Ia mengingatkan bahwa tantangan birokrasi modern menuntut aparatur sipil untuk terus belajar, menyesuaikan diri dengan dinamika zaman, dan yang terpenting adalah melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
“Reformasi birokrasi menuntut kita untuk melayani, bukan dilayani. Ini adalah hakikat seorang PNS. Tanpa itu, kita gagal mengemban amanah yang telah diberikan,” tegasnya.
Lebih jauh, Wali Kota juga menyoroti pentingnya pengembangan karakter dan integritas, termasuk kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual. Ketiganya dinilai sebagai fondasi utama membentuk ASN yang handal, adaptif, dan berdaya saing.
“Kota Tual bukan hanya mengejar pembangunan fisik dan daya saing ekonomi, tapi juga membentuk masyarakat yang religius dan berkarakter,” jelasnya.
Wali Kota juga mengajak para CPNS untuk terus menumbuhkan rasa cinta dan bangga menjadi bagian dari ASN Pemerintah Kota Tual.
“Kalian bukan sekadar pegawai, tapi pelayan masyarakat. Maka jagalah integritas, jangan terjebak dalam praktik-praktik yang tidak etis. Mari kita bangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani,” tegasnya.
Dengan penyerahan SK ini, para CPNS resmi memasuki fase awal pengabdian sebagai bagian dari birokrasi Pemerintah Kota Tual.
Mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam pelayanan publik yang lebih baik dan profesional.
Editor : Geraldo Leisubun



































































































