Namlea, LanggurNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea kembali menunjukkan produktivitas warga binaannya.
Mengakhiri pekan kedua September, mereka berhasil memanen 100 kilogram buncis dan 50 ikat sawi dari lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) serta lahan dalam tembok, Sabtu (13/9) lalu.
Kepada media ini dki Namlea, Senin (15/9/2025), Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, mengaku bersyukur atas capaian tersebut.
“Panen ini menjadi penutup pekan yang gemilang. Kami senang bisa kembali memetik hasil dari budidaya buncis dan sawi,” ujarnya.
Menurut Marasabessy, buncis yang ditanam sudah memasuki panen kelima, sedangkan sawi telah tiga kali dipanen sepanjang September.
Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan buah kerja keras warga binaan sekaligus bentuk nyata kontribusi Lapas dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Buncis merupakan tanaman perenial yang dapat dipanen hingga 10–15 kali. Sedangkan sawi kami tanam secara bergilir sehingga panen bisa berkelanjutan,” jelasnya.
Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin, menambahkan hasil panen tersebut sebagian besar berdasarkan pesanan pegawai dan pengepul sayur.
“Rata-rata permintaan bisa mencapai 150 kilogram per hari. Pendapatan dari penjualan akan kami gunakan kembali sebagai modal, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan premi untuk warga binaan,” tuturnya.
Editor : Geraldo Leisubun



































































































