Tual, LanggurNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tual melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tual resmi menerima penyerahan 16 tenaga kesehatan penugasan khusus berbasis individu dari Direktorat Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Kemenkes RI.
Penyerahan berlangsung di Aula Dinkes setempat, dan diwakili oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Jakobus M.Sairlela, serta Plt Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Tual, dr. Muhamad Rifai Kabalmay, didampingi Pj SISDMK Suri Budianti, Rabu (08/10/2025).
Kota Tual merupakan salah satu dari sepuluh kabupaten/kota di Provinsi Maluku yang mendapatkan tenaga kesehatan khusus ini sebagai bagian dari program Kemenkes RI tahun 2025.
Berikut distribusi Tenaga Kesehatan Berdasarkan Puskesmas :
Puskesmas Dullah Laut (2 Orang): dr. Maria Fitria Fautngil dan drg. Siti Rukmini Sari Serang; Puskesmas Kaimear (1 Orang): dr. Muhammad Arif Fandi; Puskesmas Mangur (1 Orang): Rabia Ani Ohorat, A.Md.Kes; Puskesmas Tam Ngurhir (4 Orang): dr. Diva Dia Pati, Kezia Esy Liliefna, A.Md.Gz, apt. Riah Odeewinatasari, S.Farm., dan Naila Tami Ulelang, A.Md.; Puskesmas Tayando (1 Orang): dr. Hollerik Sahat Efesus; Puskesmas Ohoiel (5 Orang): dr. Norce Monika Tallaut, Siti Hajar Yoor, A.Md. Gz, apt. Glory Israela Jahawadan, S.Farm., Muhamad Yusran Wakasala, A.Md. Kes, dan Azhar Watngil, A.Md. Kes; serta Puskesmas Warkar (2 Orang): apt. Siti Nur Aini Yusuf, S.Farm., dan Sintia Nurdin, A.Md. Kes.
Plt Kadis berharap kehadiran tenaga kesehatan penugasan khusus ini mampu meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat khususnya di daerah kepulauan.
Selain itu, diharapkan dapat mengatasi keterbatasan tenaga kesehatan, meningkatkan efisiensi pelayanan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan dan pencegahan penyakit.
“Kehadiran tenaga kesehatan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi tenaga kesehatan lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Plt Kadis.
Dengan langkah ini, Dinkes Kota Tual berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan kesehatan nasional.



































































































