Ohoi Letvuan, LanggurNews.com | Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, berharap Forum Generasi Muda Letvuan (FORGENLET) dapat menjadi motor penggerak dan pemersatu pemuda dalam pembangunan ohoi dan daerah.
Harapan itu disampaikan Charlos saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus FORGENLET Periode 2026–2029 di Ohoi Letvuan, Rabu (7/6/2026).
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus FORGENLET yang baru dilantik. Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi panggilan pengabdian untuk menggerakkan dan menginspirasi generasi muda,” kata Charlos dalam sambutannya.
Menurut Charlos, tema yang diusung FORGENLET, yakni FORGENLET Berkarya, Berani Menginspirasi, Membangun Pemuda Ohoi yang Mandiri dan Berdaya Saing, dinilai relevan dengan tantangan zaman.
Ia menegaskan pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku perubahan melalui karya nyata.
Charlos juga menilai pemuda Ohoi Letvuan memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya manusia, kreativitas, maupun kearifan lokal. Potensi tersebut perlu diarahkan melalui organisasi yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan bersama.
FORGENLET diharapkan menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan, penguatan karakter, serta pengembangan kapasitas pemuda secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia mendorong FORGENLET untuk aktif menginisiasi program pemberdayaan pemuda, pengembangan usaha kreatif, pelestarian budaya lokal, serta pemanfaatan teknologi secara bijak dan produktif guna meningkatkan kemandirian dan daya saing pemuda.
Lebih lanjut, Charlos menegaskan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan. Sinergi antara pemerintah, ohoi, tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda disebutnya sebagai kekuatan besar dalam membangun ohoi yang maju dan sejahtera tanpa meninggalkan nilai-nilai adat dan budaya Kei.
Di akhir sambutannya, Charlos berharap pengurus FORGENLET periode 2026–2029 dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga persatuan, serta mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong.
“Jadilah pemuda yang berani bermimpi besar, rendah hati, dan siap bekerja keras. Kepemimpinan sejati lahir dari keteladanan, kejujuran, dan kesediaan untuk melayani,” tutupnya.



































































































