Jakarta, LanggurNews.com | Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk mempercepat pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di desa-desa wisata.
Langkah ini dilakukan guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara merata dan berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar Hariyanto dan Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop Panel Barus. Penandatanganan berlangsung di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (14/1/2025).
Hariyanto menegaskan pengembangan destinasi pariwisata tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan daya tarik wisata, tetapi juga harus berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat desa.
“Kami menegaskan komitmen bahwa pengembangan destinasi pariwisata harus mampu memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan koperasi sebagai pilar peningkatan ekonomi rakyat di tingkat desa,” kata Hariyanto.
Menurutnya, koperasi menjadi salah satu kelembagaan usaha rakyat yang strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata.
PKS ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang sebelumnya telah disepakati antara Kemenpar dan Kemenkop terkait pembentukan dan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Melalui kerja sama ini, Kemenpar akan menyiapkan data dan informasi potensi destinasi pariwisata, khususnya desa wisata, kampung wisata, serta komunitas dan kelompok pariwisata.
Data tersebut akan menjadi dasar pengembangan usaha koperasi yang sesuai dengan karakter dan keunggulan lokal masing-masing daerah.
Selain itu, kerja sama juga mencakup pendampingan pengembangan produk pariwisata yang dikelola koperasi, baik produk wisata utama maupun produk pendukung lainnya.
Penguatan sarana dan prasarana pendukung turut dilakukan agar koperasi memiliki fondasi usaha yang kuat dan berkelanjutan.
Ruang lingkup PKS ini juga meliputi penentuan lokus kegiatan, penyusunan rencana kerja bersama, serta pembentukan tim kerja terpadu lintas kementerian.
“Kami meyakini sektor pariwisata akan semakin kuat melalui komitmen dan penguatan bersama Kementerian Koperasi, termasuk dalam mengawal Proyek Strategis Nasional pengembangan Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Hariyanto.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop Panel Barus menilai sektor pariwisata memiliki daya ungkit besar terhadap kesejahteraan masyarakat jika dikelola secara optimal melalui koperasi.
“Bukan sekadar mendorong, tetapi bagaimana sektor pariwisata melalui koperasi dapat benar-benar menjadi penggerak peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Panel.
Ia berharap PKS ini dapat mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih yang menjadikan sektor pariwisata sebagai bisnis utama, khususnya di desa-desa wisata.
“Yang kita dorong adalah transformasi Pokdarwis menjadi lembaga usaha rakyat yang formal dalam bentuk koperasi. Koperasi bukan sekadar kelompok, melainkan badan usaha yang memiliki akses pembiayaan dan kapasitas bisnis untuk tumbuh,” pungkasnya.
(Kemenpar/LN)



































































































