Samarinda, LanggurNews.com | Keuskupan Agung Samarinda menambah dua imam baru setelah Uskup Agung Samarinda Mgr. Yustinus Harjosusanto MSF menahbiskan RD Yovinus Andinata dan RD Agustino Jekson Lodan. Pentahbisan berlangsung pada Rabu (4/2/2026).
Dilansir dari kanal youtube Diskominfostandi Mahulu, Mgr. Yustinus dalam khotbahnya menekankan makna imamat sebagai panggilan untuk menjadi gembala yang dekat dengan umat.
Ia mengingatkan bahwa Yesus Kristus adalah teladan utama sebagai Gembala yang baik yang mengenal domba-domba-Nya.
“Kedekatan gembala dengan dombanya menjadi dasar hidup seorang imam. Imam diharapkan bukan hanya dekat, tetapi sungguh mengenal umat yang digembalakannya,” kata Uskup Yustinus.
Ia menjelaskan, mengenal umat tidak sebatas mengetahui nama, tetapi juga memahami keadaan, latar belakang, budaya, serta persoalan yang dihadapi umat.
Menurutnya, seorang imam dipanggil untuk membawa umat dari keadaan yang ada menuju perkembangan iman yang lebih matang.
Uskup Yustinus juga menegaskan bahwa karunia imamat bersumber dari Roh Kudus yang dicurahkan melalui penumpangan tangan.
Karena itu, imam diharapkan mampu menjalankan perannya secara efektif sebagai gembala yang baik.
“Gembala yang baik tahu ke mana umat akan dibawa. Dalam Gereja Katolik, arah utamanya adalah pertumbuhan iman umat,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya semangat pengorbanan dalam hidup imamat. Menurutnya, imam dipanggil untuk menyerahkan diri dengan sukacita tanpa menjadikan fasilitas sebagai tujuan utama.
“Kalau sungguh mau berkorban dengan gembira, tidak ada tempat untuk keluhan. Hidup imamat adalah hidup kasih yang pasti disertai pengorbanan,” tegasnya.
Di akhir khotbah, Uskup Yustinus mengajak umat mendoakan dua imam yang baru ditahbiskan agar setia dalam panggilan, berani menyerahkan hidup bagi umat, serta terus bertumbuh dalam kekudusan dan kasih Kristus.
Sumber berita: kanal youtube Diskominfostandi Mahulu






































































































