Cimahi, LanggurNews.com – Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menegaskan pentingnya tiga hal utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.
Hal ini disampaikan saat kunjungan kerjanya ke Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, Jawa Barat, Kamis (15/5).
Budi Arie mengatakan, percepatan pembentukan badan hukum Kopdes/Kel Merah Putih kini tengah dilakukan melalui musyawarah desa/kelurahan khusus di berbagai daerah.
“Gairah masyarakat terhadap koperasi ini luar biasa karena ada jaminan pasokan kebutuhan pokok dari pemerintah,” ujarnya.
Ketiga hal utama dimaksud yakni :
Pertama, Partisipasi Masyarakat Maksimal.
Kopdes/Kel Merah Putih harus dibangun dengan melibatkan partisipasi aktif warga agar tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam mengelola koperasi.
Kedua, Pengelolaan Profesional dan Amanah.
Pengurus koperasi harus kompeten, jujur, dan profesional. Menurut Budi Arie, koperasi yang dikelola dengan baik akan mengikis rasa takut dan curiga dari masyarakat.
“Koperasi harus produktif dan menguntungkan. Keuntungan itu harus kembali ke anggota,” tegasnya.
Ketiga, Digitalisasi dan Konektivitas Antar-Koperasi.
Penggunaan teknologi digital didorong untuk menciptakan transparansi dan membangun jaringan usaha antar koperasi secara nasional.
“Akan terbentuk jaringan koperasi nasional yang menyalurkan produk-produknya secara mandiri. Ini kekuatan besar ekonomi rakyat,” tambahnya.
Program Kopdes/Kel Merah Putih ditargetkan membentuk 80.000 koperasi di seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan pemerataan kesejahteraan.
(Humas Kementerian Koperasi/LanggurNews)



































































































