Kota Batu, LanggurNews.com – Menyambut lonjakan wisatawan selama libur sekolah, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa meninjau langsung kesiapan Jatim Park 2, salah satu destinasi unggulan di Kota Batu, Jawa Timur.
Kunjungan ini difokuskan pada pengecekan aspek keamanan, kenyamanan, dan pelayanan publik di tengah meningkatnya mobilitas wisatawan keluarga.
“Kami ingin memastikan setiap destinasi wisata benar-benar memperhatikan keselamatan dan kenyamanan, terutama bagi anak-anak yang sedang liburan. Saya sudah cek arus pengunjung antar zona, petunjuk arah, toilet, titik kumpul, hingga klinik. Semua harus siap,” ujar Ni Luh Puspa, Sabtu (28/6/2025).
Wamenpar mengapresiasi langkah proaktif manajemen Jatim Park dalam menyambut momen libur sekolah 2025.
Selain kesiapan sarana dan prasarana, Wamenpar juga menyoroti penawaran promo wisata dan penyusunan paket-paket edukatif yang dinilai mampu menarik minat wisatawan.
Jatim Park 2 sendiri dikenal sebagai taman wisata edukasi yang menggabungkan rekreasi dan pembelajaran.
Dengan 36 wahana, pengunjung dapat menikmati kolam renang raksasa berlatar patung Ken Dedes dan Ken Arok, spinning coaster, hingga wahana edukatif seperti Science Center, Volcano, dan Galeri Nusantara yang menyajikan koleksi tanaman agro, binatang langka, serta miniatur candi.
Pihak pengelola mencatat tren positif kunjungan selama awal liburan sekolah. Menurut Marketing & PR Manager Jatim Park Group, Titik Ariyanto, pada hari biasa atau akhir pekan biasa, kunjungan berkisar 2.000–3.000 orang. Namun, pada long weekend ini diperkirakan melonjak hingga 4.000 pengunjung per hari.
“Kami optimistis tren kunjungan meningkat. Promo-promo kami tetap berlaku dan harga tiket tidak naik selama liburan sekolah. Ini strategi kami menjaga antusiasme masyarakat,” ujarnya.
Wamenpar menyatakan optimismenya bahwa Jatim Park bisa terus berkembang menjadi destinasi unggulan, bukan hanya tingkat nasional, tapi juga regional.
“Jatim Park adalah salah satu daya tarik utama Jawa Timur yang bahkan dikunjungi wisatawan dari luar provinsi. Kami berharap destinasi ini bisa mendunia, atau minimal jadi yang terbaik di Asia,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari kesiapan nasional, Kementerian Pariwisata sebelumnya telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Pariwisata tentang penyelenggaraan wisata selama liburan sekolah 2025.
Surat ini dilengkapi 23 modul panduan mitigasi risiko untuk menjamin pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkesan.
“Kami imbau masyarakat agar tetap bijak saat berlibur, prioritaskan keselamatan, dan jadikan momen ini sebagai waktu berkualitas bersama keluarga,” tutur Wamenpar.
(Kemenpar/LanggurNews)



































































































