Namlea, LanggurNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memfasilitasi kunjungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buru untuk kegiatan Pemutakhiran Kerangka Geospasial dan Muatan Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat), Senin (11/8/2025).
Kunjungan tim BPS yang dipimpin Kepala BPS Kabupaten Buru, Christian Harry Soplantila, diterima langsung oleh Kepala Lapas Namlea, M.M. Marasabessy, bersama Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi, Iswan Ternate.
Marasabessy menegaskan komitmen Lapas Namlea dalam mendukung sensus mendatang.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan sensus ekonomi 2026. Permintaan data dari BPS akan kami fasilitasi sepenuhnya,” ujarnya.
Tim BPS yang beranggotakan lima orang melakukan survei dan pemetaan lokasi di lingkungan Lapas. Kegiatan ini bertujuan memperbarui titik koordinat, batas wilayah, serta mendata bangunan dan aktivitas ekonomi yang ada.
Menurut Harry, pemutakhiran data di area khusus seperti Lapas penting untuk memastikan peta Wilkerstat sesuai kondisi terkini.
“Data lokasi Lapas akan menjadi referensi bagi petugas saat sensus nanti. Kegiatan ekonomi seperti pertanian dan produksi minyak kayu putih di Lapas juga akan dicatat sebagai unit usaha,” jelasnya.
BPS memastikan hasil pemutakhiran ini akan menjadi acuan resmi dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Buru.



































































































