Jember, LanggurNews.com – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati atau Ni Luh Puspa menegaskan Jember Fashion Carnival (JFC) 2025 menjadi momentum penting memperkuat citra pariwisata Jember, Jawa Timur, di kancah internasional sekaligus menarik lebih banyak wisatawan.
Acara yang digelar di Alun-Alun Jember, Minggu (10/8) lalu, merupakan event tahunan yang telah menjadi identitas kota sejak 2003. JFC juga rutin masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.
“KEN mempromosikan event-event dengan daya tarik wisata berbasis kearifan lokal. Diharapkan dapat menggerakkan wisatawan nusantara dan mancanegara,” kata Ni Luh, Kamis (14/8/2025).
Ni Luh menyebut JFC sebagai event internasional yang diharapkan mampu menempatkan Jember di pasar pariwisata dunia. Ia optimistis JFC dapat memberi pengalaman unik bagi wisatawan sehingga mendorong peningkatan kunjungan.
Selain itu, Wamenpar mengapresiasi JFC sebagai implementasi salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto: meningkatkan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pembangunan infrastruktur.
Pelaksanaan JFC 2025 melibatkan banyak koperasi desa di sekitar Jember, sejalan dengan program pengembangan desa wisata berbasis komunitas.
Koperasi desa ini juga diharapkan dapat berkolaborasi dengan Koperasi Merah Putih, salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, untuk memperkuat ekonomi desa dan mengentaskan kemiskinan.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmennya menyukseskan JFC 2025 yang mengusung tema “EVOLUXION”.
“Kami ingin menjadikan JFC tahun ini sebagai yang terbesar dalam sejarah penyelenggaraan, dan tahun depan harus lebih besar lagi,” ujarnya.



































































































