Kepulauan Riau, LanggurNews.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus memperkuat sertifikasi halal di sektor pariwisata.
Program ini menargetkan perluasan sertifikasi halal ke 15 provinsi dengan fokus pengembangan 1.500 desa wisata.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Kemenpar dan BPJPH dalam membangun ekosistem pariwisata halal di wilayahnya.
Kepulauan Riau kini telah mendapatkan pengakuan nasional dan internasional sebagai “Halal Hub Industry” dan “Halal Tourism Destination,” berkat pengembangan Desa Wisata Pulau Penyengat.
Selain itu, Provinsi Kepulauan Riau juga memiliki pusat industri halal yang strategis di kawasan Lobam. Ansar Ahmad menegaskan bahwa industri halal, khususnya di bidang kuliner, merupakan salah satu ikon penting dalam ekonomi global karena produk halal selalu mengedepankan standar kesehatan dan kualitas tinggi.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Widiyanti menerima sertifikat lahan aset Barang Milik Negara (BMN) seluas 6.643 meter persegi dari Kepala BPJPH Haikal Hasan.
Lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan Pusat Kreasi Destinasi Pariwisata (PKDP), sebagai salah satu upaya pengembangan destinasi wisata unggulan.
Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji juga turut mendampingi Menteri Widiyanti dalam kunjungan ini.
(Kemenpar/LN)



































































































