Ohoi Iso, LanggurNews.com – Sebanyak sepuluh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Tim KKN-PPM UGM Jelajah Kei Kecil 2025 mulai melaksanakan pengabdian masyarakat di Ohoi (Desa) Iso, Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara.
Koordinator tim di Ohoi Iso, Nikolas Harefa, menjelaskan bahwa berbagai program kerja telah disiapkan, mulai dari sektor kesehatan hingga infrastruktur dasar. Program-program tersebut akan disosialisasikan terlebih dahulu kepada pemerintah dan masyarakat setempat sebelum mulai dijalankan.
“Sosialisasi program akan dilaksanakan minggu depan, karena kami ingin semua kegiatan mendapat persetujuan dan dukungan dari warga,” ujarnya saat diwawancarai usai penjemputan oleh warga dan pemerintah Ohoi Iso, Minggu (22/6/2025).
Tim KKN UGM di Ohoi Iso terdiri dari lima mahasiswa laki-laki dan lima perempuan. Namun hingga hari ini, baru delapan orang yang tiba di lokasi, sementara dua lainnya dijadwalkan menyusul dari Ambon pada Senin (23/6).
Salah satu program prioritas yang akan dijalankan adalah pembangunan fasilitas penerangan lampu jalan di sekitar area pelabuhan. Penerangan ini ditujukan untuk mendukung aktivitas para nelayan, khususnya saat melaut pada malam hari.
Selain itu, tim juga akan menggelar pemeriksaan kesehatan, terutama pengecekan gula darah dan pelayanan kesehatan bagi lansia.
“Kami ingin kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup,” tambah Nikolas.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa kegiatan KKN-PPM UGM Jelajah Kei Kecil 2025 diikuti oleh 30 mahasiswa yang disebar di tiga desa: Ohoi Iso, Wain Baru, dan Disuk.
Pengabdian ini akan berlangsung selama hampir dua bulan, dari 21 Juni hingga 8 Agustus 2025.
Dengan mengusung tema “Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendidikan dan Pelembagaan Kekuatan Ekonomi Lokal dan Digital Kreatif Berbasis SDGs Desa”, program ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan pembangunan desa secara mandiri.
Beberapa sektor strategis yang menjadi fokus pengabdian meliputi pendidikan dan mitigasi perubahan iklim, pemberdayaan ekonomi lokal dan UMKM, digitalisasi data desa dan promosi produk lokal, penguatan kelembagaan desa seperti pokdarwis, BUMDes, karang taruna, satgas iklim, serta peningkatan layanan kesehatan dan infrastruktur dasar.
Dengan pendekatan pelembagaan, diharapkan program-program KKN ini dapat terus dijalankan oleh masyarakat setempat meski masa pengabdian mahasiswa telah usai.
KKN-PPM UGM Jelajah Kei Kecil 2025 merupakan kelanjutan dari kegiatan pengabdian tahun sebelumnya, dengan komitmen kuat untuk menghadirkan perubahan nyata dan berkelanjutan di desa-desa pesisir Kepulauan Kei.
Editor : Geraldo



































































































