Yogyakarta, LanggurNews.com – Desa Wisata Tamanmartani, Sleman, Yogyakarta, menyuguhkan pengalaman unik bagi wisatawan melalui kehadiran buah miracle atau buah ajaib (Synsepalum dulcificum).
Buah kecil berwarna merah ini mampu mengubah rasa asam, asin, maupun pahit menjadi manis hanya dengan dikulum sekitar 30 detik hingga satu menit.
Seto, pengelola destinasi Candimulyo di Tamanmartani, mengungkapkan buah ini mulai dikembangkan sejak 2018.
“Awalnya saya tertarik menanam buah-buah langka, termasuk miracle fruit. Ternyata banyak wisatawan penasaran, karena sensasi lemon bisa berubah jadi manis setelah makan buah ini,” jelasnya.
Selain buah miracle, Candimulyo juga menawarkan wisata petik buah langka seperti black sapote, white sapote, murbei, plum, buah tin, hingga kacang Amazon.
Tak hanya itu, wisatawan dapat mencoba olahraga panahan tradisional jemparingan khas Keraton Mataram, serta menelusuri wisata sejarah berupa peninggalan candi, batuan kuno, koleksi keris, hingga manuskrip Jawa.
Menambah daya tarik, Desa Wisata Tamanmartani kini terpilih sebagai salah satu desa percontohan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Ketua Kopdes, Mawardi, mengatakan koperasi ini hadir untuk memperkuat potensi lokal sekaligus memberi wadah bagi UMKM desa.
“Produk olahan seperti black sapote dan lidah buaya kini bisa dipasarkan melalui koperasi. Ke depan, pelaku wisata juga lebih mudah mengakses pembiayaan seperti KUR,” ujarnya.
Dengan perpaduan wisata edukasi, budaya, agrowisata, hingga dukungan koperasi desa, Tamanmartani semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Yogyakarta.
(Kemenpar/LanggurNews)



































































































