Kei Besar, LanggurNews.com | Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kei Besar Utara Barat, Joseph Jeujanan, mengungkapkan sejumlah ruas jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Hal itu disampaikannya saat wawancara dalam kegiatan on the spot pengawasan Komisi I DPRD Maluku Tenggara di Kantor Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Rabu (28/1/2026).
Diketahui, saat kegiatan tersebut, Camat setempat tidak berada di tempat karena mengikuti kegiatan bersama para Camat lainnya di luar daerah.
Joseph menjelaskan, kondisi ruas jalan yang memprihatinkan dimulai dari ujung hotmix Wer Ohoinam hingga Pantai Waib, tepatnya di antara Wer Frawaf dan Rumah Satu.
“Kemudian dari Rumah Satu sampai Sungai Besar itu termasuk titik rawan kecelakaan,” ujarnya kepada anggota Komisi I DPRD Malra.
Ia melanjutkan, kerusakan juga terjadi dari Sungai Besar hingga Ohoi Faa.
Pada jalur tersebut terdapat tanjakan dari Ohoi Faa menuju Ohoituf yang kondisinya rusak berat dan dinilai sangat berbahaya bagi pengguna jalan.
“Selanjutnya di tanjakan Ohoi Ngurwalek, lalu dari turunan Jembatan Uwat Wear sampai ke Kantor Kecamatan, itu semua merupakan ruas jalan yang butuh penanganan segera,” jelas Joseph.
Menurutnya, sebagian besar kerusakan ruas jalan tersebut telah terjadi sejak tahun 2020.
Sementara perbaikan hanya dilakukan berupa tambal sulam dari Pantai Waib ke Rumah Satu tahun 2022.
“Namun dari Rumah Satu ke Sungai Besar belum tersentuh. Yang sempat ditambal itu dari Jembatan Sungai Besar ke Sungai Kecil,” katanya.
Selain itu, Joseph juga menyoroti ruas jalan dari tanjakan Ohoi Mun Ohoiir menuju Mun Mun Werfan hingga ke Ohoi Ad yang kondisinya rusak berat.
Ia menegaskan telah menyampaikan langsung kepada anggota Komisi I DPRD Malra agar titik-titik rawan kecelakaan tersebut mendapat perhatian serius.
“Kami berharap ini menjadi perhatian pemerintah daerah maupun DPRD Maluku Tenggara untuk segera ditangani,” pungkasnya.



































































































