LanggurNews.com | Langkat – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kali ini, satu unit sepeda motor Honda CRF milik seorang pemandu wisata berinisial AD dilaporkan hilang di kawasan wisata Dusun Batu Mandi, Desa Sampe Raya, Kecamatan Bahorok.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bahorok pada 23 Juni 2026 dengan Nomor Laporan Polisi STPL/26/VI/2026/SPKT POLSEK BAHOROK/LKT/POLDASU.
Hingga Kamis (25/6/2026), masyarakat masih menunggu perkembangan penyelidikan dan langkah pengungkapan pelaku oleh pihak kepolisian.
Kasus ini menjadi sorotan karena bukan pertama kalinya kehilangan kendaraan bermotor terjadi di wilayah Bahorok. Sebelumnya, seorang pengunjung dari luar daerah juga dilaporkan kehilangan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BK 3439 RBS saat berada di kawasan tersebut.
Berulangnya kasus curanmor di Bahorok menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Pasalnya, kecamatan yang berada di Kabupaten Langkat itu dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara.
Selain memiliki sejumlah objek wisata alam, Bahorok juga menjadi lokasi kawasan wisata Bukit Lawang yang telah dikenal hingga mancanegara sebagai habitat orangutan dan tujuan wisata alam favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.
Masyarakat menilai keamanan kawasan wisata menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan dan kepercayaan wisatawan yang berkunjung. Mereka khawatir kejadian curanmor yang berulang dapat berdampak pada citra daerah wisata tersebut.
Sejumlah tokoh masyarakat berharap Polsek Bahorok dapat mengungkap pelaku pencurian serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan pelaku yang beroperasi di kawasan wisata.
Selain itu, warga juga meminta peningkatan patroli di lokasi-lokasi rawan, penguatan pengawasan di area parkir wisata, serta peningkatan koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah desa, pengelola wisata, dan masyarakat setempat.
Meningkatnya perhatian publik terhadap kasus ini juga memunculkan aspirasi agar Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara memberikan perhatian khusus terhadap kondisi keamanan di Kecamatan Bahorok.
Sejumlah warga meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan di kawasan wisata Bahorok, termasuk efektivitas langkah-langkah pengamanan yang selama ini diterapkan.
“Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor yang telah meresahkan warga dan wisatawan,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.
Menurut warga, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut akan menjadi bukti keseriusan aparat dalam menjaga keamanan kawasan wisata sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Bahorok dan Bukit Lawang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Bahorok belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus hilangnya sepeda motor Honda CRF milik AD tersebut.
(Redaksi)





































































































