Langgur, LanggurNews.com – Umat lingkungan Karol Józef Wojtyła, Stasi Langgur, melaksanakan ziarah Porta Sancta, Selasa (2/9/2025).
Ziarah diawali dengan doa rosario bersama di lokasi Taman Ziarah Mgr. Johanes Aerts MSC dan-kawan di Langgur yang diikuti oleh umat dari ke-6 rukun yang berada pada wilayah Lingkungan tersebut berkumpul dan mulai mendaraskan doa rosario bersama.
Usai berdoa, para peziarah kemudian melanjutkan perjalanan (jalan kaaki) menuju Gereja Katedral Langgur.
Sepanjang jalan yang dilalui, umat Lingkungan mendaraskan doa dan pujian.
Mendung yang bergantung diatas langit Kota Langgur pun tidak menyurutkan semangat umat untuk berdoa dalam peziarahan mereka.
Tiba di depan Gereja, Porta Sancta pun akhirnya dibuka yang didahului dengan doa dipimpin oleh Pastor RD. Thomas A. P. Lerebulan, dan delanjutnkan dengan perayaan Ekaristi Kudus.
Dalam khotbahnya, Pastor Tomy mengingatkan umat tentang pesan Almarhum Paus Fransiskus saat membuka Porta Sancta (Pintu Suci) di Basilika Santo Petrus pada malam Natal 24 Desember 2024, menandai dimulainya Tahun Yubileum 2025. Pembukaan ini adalah bagian dari tradisi pembukaan Tahun Yubileum Suci, yang dimulai dengan perayaan Ekaristi di Lapangan Santo Petrus.
Saat itu, Paus Fransiskus mengajak umat untuk tidak lelah menabur kasih, membangun peradaban perdamaian, serta berjalan bersama dalam dialog dan kebaikan hati.
Pintu Suci yang dibuka menjadi simbol harapan bagi mereka yang tertindas, seperti narapidana dan orang miskin, serta sebagai kesempatan untuk meringankan beban negara miskin dan melindungi bumi.
Lebih lanjut kata Pastor Tomy, melewati Pintu Suci melambangkan perjalanan batin menuju pertobatan dan pembaruan iman. Pintu ini menjadi tanda simbolis bahwa Kristus adalah pintu keselamatan, sebagaimana dinyatakan dalam Injil Yohanes 10:9 yakni Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat.
Sekedar tahu, Porta Sancta, atau yang dikenal sebagai “Pintu Suci”, merupakan salah satu simbol penting dalam tradisi Katolik, terutama ketika memasuki Tahun Yubileum.
Pintu ini tidak selalu terbuka, melainkan hanya pada periode tertentu—umumnya setiap 25 tahun sekali atau dalam Yubileum Luar Biasa yang ditetapkan langsung oleh Paus.
Melalui Porta Sancta, umat Katolik diajak untuk melaksanakan ziarah rohani, memperkuat iman, serta memperoleh indulgensi penuh sebagai tanda pengampunan dari Tuhan.
Tradisi pembukaan Porta Sancta berawal dari tahun 1300, ketika Paus Bonifasius VIII menetapkan Tahun Yubileum pertama dalam sejarah Gereja Katolik. Sejak saat itu, setiap perayaan Yubileum selalu ditandai dengan pembukaan Pintu Suci di empat Basilika utama di Roma yaitu Basilika Santo Petrus (Vatikan), Basilika Santo Yohanes Lateran, Basilika Santo Paulus di Luar Tembok, dan Basilika Santa Maria Maggiore.
Setiap kali Tahun Yubileum dimulai, Paus secara simbolis membuka Porta Sancta di Basilika Santo Petrus, menandai awal periode khusus bagi umat beriman untuk mendapatkan rahmat dan pengampunan dosa.
Editor : Geraldo Leisubun







































































































Mantap. Terimakasih
Mantap. Terimakasih .
Semoga umat semakin lebih dekat dgn Allah sumber kehidupan.