LanggurNews.com | Namlea – Kepolsiian Sektror (Polsek) Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, mendorong kolaborasi dengan penyelenggara pelatihan menjahit untuk membantu mengurangi angka pengangguran, khususnya di kalangan perempuan dan generasi muda.
Upaya tersebut dilakukan melalui program Polisi Pengangguran yang dilaksanakan Kapolsek Namlea, Iptu Charles Langitan, dengan mengunjungi Balai Pelatihan Kerja di Desa Karang Jaya, Kecamatan Namlea, Kamis (29/10/2026).
Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 09.40 WIT itu bertujuan menjajaki kerja sama antara Polsek Namlea dan penyelenggara pelatihan menjahit guna meningkatkan keterampilan masyarakat agar memiliki peluang kerja maupun membuka usaha mandiri.
Dalam kunjungan tersebut, Charles didampingi Ps. Kanit Binmas Polsek Namlea, Aipda Marhamah Fitriyani Ely, dan Ps. Kanit Provos Polsek Namlea, Aipda Hendri Samson Defretes.
Mereka disambut instruktur garmen, Maryam Karepsina, S.E., bersama 10 peserta pelatihan menjahit.
Charles menyampaikan, kolaborasi tersebut merupakan salah satu upaya Polsek Namlea mendukung pengurangan pengangguran di wilayah Kabupaten Buru melalui peningkatan keterampilan masyarakat.
Penyelenggara pelatihan menjahit menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Polsek Namlea dalam mendukung upaya pengurangan pengangguran.
Pelatihan menjahit yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus hingga 24 September 2026.
Program Polisi Pengangguran ini merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap upaya pemberdayaan masyarakat melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Di Namlea, pendekatan tersebut diarahkan pada pengembangan keterampilan menjahit bagi perempuan dan generasi muda agar memiliki bekal untuk memasuki dunia kerja.
Kegiatan kunjungan berakhir sekitar pukul 10.17 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, lancar, dan kondusif.





































































































