LanggurNews.com | Tual – Polres Tual resmi meluncurkan program Polisi Mengajar di SMA Negeri 1 Kota Tual, Kamis (23/7/2026). Program tersebut digagas sebagai upaya menekan angka kenakalan remaja sekaligus memperkuat edukasi hukum, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan bagi pelajar.
Peluncuran program dipimpin Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kota Tual Abraham Amran Rahawarin, Kasat Binmas Polres Tual IPTU Corneles Waas, serta para kepala SMA se-Kota Tual.
Kapolres Tual mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membina generasi muda. Menurutnya, polisi tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga berperan sebagai mitra yang memberikan pembinaan kepada masyarakat, termasuk pelajar.
“Kami ingin para siswa mengenal polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang melindungi, mengayomi, dan membimbing. Kami juga ingin mengetahui harapan para siswa terhadap pelayanan kepolisian,” kata Whansi dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, personel Polres Tual akan mengisi materi pembelajaran di sekolah dengan durasi maksimal 15 menit setiap pertemuan, menyesuaikan jadwal yang telah ditetapkan sekolah agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.
Sedikitnya terdapat 15 materi yang akan diberikan kepada para siswa, yakni kesadaran hukum, keselamatan berlalu lintas, bahaya narkoba dan minuman keras, pencegahan perundungan (bullying), etika bermedia sosial, etika pergaulan, kenakalan remaja, bahaya hoaks, intoleransi, literasi digital, wawasan kebangsaan, antikorupsi, keamanan lingkungan, hukum dan hak asasi manusia, serta refleksi dan komitmen.
Menurut Whansi, program itu dilatarbelakangi banyaknya laporan terkait kenakalan remaja yang diterima Polres maupun Polsek di wilayah hukum Polres Tual.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, terutama sekolah dan orang tua, untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing para remaja agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif.
“Tujuan kegiatan ini untuk kebaikan generasi penerus. Banyak laporan yang kami terima terkait kenakalan remaja. Karena itu kami mengajak semua pihak bersama-sama menjaga anak-anak kita agar memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Kapolres juga memotivasi para siswa agar mulai mempersiapkan diri sejak dini dalam meraih cita-cita. Menurutnya, mereka yang bercita-cita menjadi anggota TNI maupun Polri harus membekali diri dengan disiplin, belajar sungguh-sungguh, dan menaati arahan guru.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kota Tual menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Ia berharap kehadiran polisi di lingkungan sekolah dapat memperkuat pembinaan karakter siswa sehingga semakin taat aturan, menjauhi kenakalan remaja, dan tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab.
Program Polisi Mengajar direncanakan akan diperluas ke sekolah-sekolah lain di wilayah hukum Polres Tual sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan polisi dengan kalangan pelajar sekaligus mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja sejak dini.






































































































