LanggurNews.com | Langgur – Umat Katolik Lingkungan Karol Józef Wojtyła, Stasi Langgur, Keuskupan Amboina, melaksanakan ziarah dalam rangka Bulan Rosario, Selasa (6/10/2026).
Ziarah tersebut mengambil rute dari Goa Maria Bunda Perantara, Lingkungan Kristoforus, menuju Goa Maria Imaculata, Stasi Kolser.
Kegiatan diawali dengan ibadah pembuka. Setelah itu, umat berarak secara teratur menuju tempat ziarah sambil mendaraskan doa Rosario.
Perjalanan ziarah tidak hanya menjadi kegiatan devosional, tetapi juga menjadi kesempatan bagi umat untuk semakin menghayati kehidupan iman melalui doa, kebersamaan, dan permenungan akan perjalanan hidup Yesus Kristus bersama Bunda Maria.
Sepanjang perjalanan, umat bersama-sama mendaraskan doa Rosario. Butir demi butir doa menjadi bagian dari perjalanan iman yang mengajak umat untuk merenungkan misteri kehidupan, sengsara, wafat hingga kebangkitan Yesus Kristus.
Bulan Oktober dikenal dalam tradisi Gereja Katolik sebagai bulan yang secara khusus didedikasikan kepada doa Rosario.
Bagi umat beriman, Rosario bukan sekadar rangkaian doa yang diulang-ulang, tetapi menjadi sarana untuk merenungkan kehidupan Yesus Kristus bersama Bunda Maria.
Melalui Rosario, umat diajak berjalan bersama Maria untuk semakin dekat kepada Yesus.
Di tengah kehidupan yang tidak selalu mudah, doa Rosario juga menjadi ruang bagi umat Katolik untuk membawa berbagai pergumulan kehidupan kepada Tuhan.
Melalui Rosario, umat diajak belajar tentang kesetiaan dan ketekunan. Doa yang sederhana itu mengingatkan bahwa harapan dalam iman bukan sekadar optimisme, melainkan kepercayaan kepada kasih Allah yang tetap bekerja bahkan ketika manusia belum mampu melihat jawabannya.
Ziarah umat Lingkungan Karol Józef Wojtyła pun menjadi sebuah perjalanan iman: berjalan bersama, berdoa bersama dan membawa harapan bersama kepada Tuhan.
Di tengah langkah kaki yang terus bergerak menuju Goa Maria Imaculata, doa Rosario menjadi ungkapan sederhana bahwa umat tetap memilih untuk percaya, berharap dan menyerahkan perjalanan hidup kepada penyelenggaraan Tuhan.
Ziarah kemudian ditutup dengan Perayaan Ekaristi Kudus oleh Pastor Advent Fransiskus Xaverius Pateh MSC, sebagai puncak dan sumber kehidupan iman umat.






































































































