LanggurNews.com | Namlea – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan menggelar Sosialisasi Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 di Aula Universitas Iqra Buru (UNIQBU), Namlea, Kabupaten Buru, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan ini menjadi sosialisasi pertama LPDP yang digelar secara langsung di Pulau Buru sebagai upaya memperluas akses informasi beasiswa bagi masyarakat di daerah afirmasi.
Kepala Divisi Rekrutmen dan Seleksi Beasiswa LPDP, Andar Ramona Sinaga, mengatakan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Maluku merupakan wilayah afirmasi LPDP.
Karena itu, pihaknya ingin memastikan putra-putri terbaik dari daerah tersebut memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh informasi dan mengakses program beasiswa.
“Pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi utama menuju Indonesia maju. LPDP hadir untuk memastikan talenta terbaik dari daerah afirmasi mendapatkan kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan tinggi,” kata Andar.
Ia menjelaskan, pemerintah kembali menambah Dana Abadi Pendidikan sebesar Rp15 triliun pada tahun ini. Dengan penambahan tersebut, total Dana Abadi yang dikelola LPDP mencapai Rp195,81 triliun.
Dana tersebut terdiri atas Dana Abadi Pendidikan sebesar Rp163,12 triliun, Dana Abadi Penelitian Rp13,99 triliun, Dana Abadi Perguruan Tinggi Rp11 triliun, Dana Abadi Kebudayaan Rp6 triliun, serta Dana Abadi Pendidikan Sekolah Garuda Rp1,7 triliun.
Menurut Andar, LPDP kini tidak hanya berfokus sebagai lembaga pendanaan pendidikan, tetapi juga bertransformasi menjadi lembaga yang berorientasi pada dampak melalui pengembangan talenta unggul di berbagai sektor strategis nasional.
Ia menilai Pulau Buru memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan industri strategis Indonesia.
“Potensi sektor-sektor strategis yang dibutuhkan Indonesia juga dimiliki Pulau Buru. Kami berharap lahir lebih banyak putra-putri Buru yang berkontribusi bagi pembangunan nasional,” ujarnya.
Hingga 31 Mei 2026, LPDP telah menyalurkan beasiswa kepada 58.749 penerima, yang terdiri dari 42.464 mahasiswa magister, 12.462 mahasiswa doktor, 3.382 dokter spesialis, dan 441 peserta program non-degree.
Selain itu, melalui berbagai program kolaborasi dengan kementerian dan lembaga, LPDP telah memberikan manfaat kepada lebih dari 625 ribu penerima beasiswa, mendanai 4.323 proyek riset, memperkuat 23 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), serta mendukung berbagai program Dana Abadi Kebudayaan.
Dalam sosialisasi tersebut, LPDP juga memperkenalkan sejumlah kebijakan baru pada Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026. Salah satunya adalah perluasan pilihan sertifikat kemampuan bahasa Inggris bagi pendaftar tujuan luar negeri yang belum memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional.
Selain IELTS dan TOEFL, peserta kini dapat menggunakan Duolingo English Test (DET), TOEP, maupun sertifikat dari pusat bahasa perguruan tinggi yang telah terdaftar di LPDP.
LPDP juga memperluas daftar Universitas Unggulan dari 17 menjadi 31 perguruan tinggi. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional dari universitas tersebut akan memperoleh prioritas sesuai ketentuan LPDP.
Sementara itu, Rektor Universitas Iqra Buru, Muhammad Sehol, menyambut baik kehadiran LPDP di Pulau Buru. Menurutnya, kegiatan tersebut membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa pemerintah.
“Kehadiran LPDP di Pulau Buru menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pembangunan sumber daya manusia di daerah afirmasi. Program ini terbuka bagi seluruh masyarakat, tidak hanya dosen, sehingga kesempatan untuk melanjutkan pendidikan semakin luas,” kata Sehol.
Ia menambahkan, sejak 2018 setiap tahun terdapat lulusan Universitas Iqra Buru yang berhasil memperoleh Beasiswa LPDP. Kehadiran sosialisasi secara langsung diharapkan meningkatkan minat masyarakat Pulau Buru untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.
Kegiatan sosialisasi diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa tingkat akhir, dosen, tenaga kependidikan, aparatur sipil negara (ASN), personel TNI-Polri, tenaga kesehatan, serta masyarakat umum yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi.
LPDP berharap semakin banyak talenta dari Pulau Buru dan Maluku yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah dan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.






































































































