LanggurNews.com | Langgur – Bupati Maluku Tenggara (Malra) Muhamad Thaher Hanubun mengingatkan enam kepala ohoi definitif yang baru dilantik agar menjalankan pemerintahan sesuai ketentuan hukum dan menjunjung tinggi nilai-nilai adat Kei.
Dia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran ohoi.
Pesan tersebut disampaikan Thaher usai melantik enam kepala ohoi definitif di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara, Senin (26/10/2026).
Thaher menegaskan, proses penentuan dan pengangkatan kepala ohoi harus dilaksanakan berdasarkan aturan yang berlaku dengan tetap menghormati hak masyarakat adat.
Para pemangku adat juga diminta menjalankan perannya secara benar agar tidak memicu persoalan dalam proses pengangkatan kepala ohoi.
Menurutnya, hukum adat Larvul Ngabal merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kei yang harus terus dijaga dan diterapkan.
Nilai-nilai adat tersebut juga perlu menjadi pedoman dalam menyelesaikan berbagai persoalan, terutama yang berkaitan dengan hak dan kewajiban masyarakat.
Selain menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dan pelestarian adat, Thaher berpesan agar para kepala ohoi yang baru dilantik menjalankan amanah dengan disiplin dan tertib administrasi.
Dia meminta pengelolaan anggaran ohoi dilakukan secara transparan, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan. Pengelolaan anggaran tersebut harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Thaher juga mengingatkan bahwa tugas kepala ohoi tidak sebatas menjalankan urusan administrasi pemerintahan. Para kepala ohoi harus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi kesulitan maupun musibah.
Menurutnya, kehadiran pemimpin di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari tanggung jawab dalam melayani warga.
Persoalan pendataan penerima bantuan sosial turut menjadi perhatian Bupati Malra. Dia meminta para kepala ohoi memeriksa data warga secara cermat agar bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Dengan demikian, penyelenggaraan pemerintahan ohoi diharapkan berjalan tertib, mengedepankan nilai-nilai adat, serta mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.






































































































