Langgur, LanggurNews.com – Umat Kristiani Katolik diajak untuk semakin mempersiapkan diri menyambut kedatangan Kristus dengan pertobatan sejati pada Minggu Adven II, yang diambil dari Bacaan Injil Matius 3:1–12.
Saudara-saudari Umat Allah yang terkasih
Dalam renungan Minggu ini, Yohanes Pembaptis ditampilkan sebagai sosok perintis yang menyerukan pertobatan karena Kerajaan Surga sudah dekat. Yohanes Pembaptis mengajak umat untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan dan meluruskan jalan bagi-Nya.
Seruan tersebut dimaknai sebagai ajakan untuk membersihkan hati dari dosa dan menata hidup dalam kebenaran. Pertobatan tidak hanya dimaknai sebagai penyesalan, tetapi sebagai perubahan hidup yang nyata menuju kejujuran, kedamaian, dan kasih.
Seruan pertobatan Yohanes Pembaptis menyentuh hati banyak orang. Mereka mengakui dosa-dosa mereka, bertobat, dan dibaptis sebagai tanda kesediaan untuk hidup baru. Baptisan ini menjadi simbol kesungguhan iman dan kesiapan menyambut Sang Juru Selamat.
Namun, Yohanes juga memberi peringatan keras kepada kaum Farisi dan Saduki yang datang tanpa pertobatan sejati. Mereka dikecam karena sikap munafik dan kesombongan yang merasa diri pasti selamat hanya karena berasal dari keturunan Abraham.
Yohanes menegaskan bahwa iman sejati harus dibuktikan dengan perbuatan: “Hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan”.
Buah pertobatan yang dimaksud antara lain kejujuran, perdamaian, kerendahan hati, pengampunan, dan cinta kasih. Tanpa buah-buah tersebut, pertobatan dinilai hanya sebatas formalitas religius.
Saudara-saudari Umat Allah yang terkasih
Pada Minggu Adven II ini, umat beriman kembali diingatkan untuk mengutamakan kesetiaan kepada Tuhan dan perbuatan cinta kasih dalam kehidupan sehari-hari.
Masa Adven menjadi saat refleksi untuk memperbarui komitmen sebagai murid Kristus melalui tindakan nyata.
Dengan pertobatan dan kesetiaan yang sungguh, umat diharapkan siap menyambut Kristus sebagai Tuhan dan Raja yang merajai hati dan hidup manusia.
Kehadiran Kristus membawa harapan akan Kerajaan Surga yang dipenuhi oleh damai, kebahagiaan, dan kasih yang sejati, sehingga kedatangan Kristus kelak pada kedua kalinya menghantar kita masuk dalam Kerajaan surga yang penuh kedamaian, kebahagiaan dan cinta kasih. Amin.
(Oleh : Pastor Thomas Ratuanak, Pr; Pastor Paroki St. Yosep Ohoijang-Keuskupan Amboina)
Editor : Geraldo






































































































