LanggurNews.com | Tual – Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat menyoroti pemanfaatan aset daerah berupa bangunan dan fasilitas integrated cold storage yang selama empat hingga lima tahun sebelumnya disebut belum memberikan pendapatan bagi daerah.
Dia meminta pemanfaatan aset tersebut dilakukan secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Yani saat penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kota Tual dengan PT. Viva Oceanus Ventura dan Klinik Utama Gavra Medika di Aula Kantor Wali Kota Tual, Jumat (16/10/2026).
Kerja sama dengan PT Viva Oceanus Ventura berkaitan dengan pemanfaatan aset daerah berupa bangunan dan fasilitas integrated cold storage kapasitas 200 ton.
Sementara itu, kerja sama dengan Klinik Utama Gavra Medika mencakup dukungan layanan rujukan kegawatdaruratan serta penyediaan vaksin hepatitis B dosis nol (HB0) dan imunoglobulin hepatitis B (HBIG).
“Atas nama Pemerintah Kota Tual, saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada kedua pihak atas komitmen, sinergi, dan kerja sama dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor perikanan dan kelautan serta kesehatan,” kata Yani.
Dia menegaskan pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi, inovasi, dan tanggung jawab bersama dari seluruh pemangku kepentingan.
Terkait kerja sama dengan PT. Viva Oceanus Ventura, Yani berharap pemanfaatan fasilitas integrated cold storage dapat mengoptimalkan aset daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Namun, dia mengingatkan pemanfaatan aset milik daerah harus disertai pemenuhan kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk kewajiban yang berkaitan dengan pendapatan daerah.
Yani mengungkapkan, sebelumnya terdapat pandangan bahwa penyetoran pendapatan ke kas daerah belum dapat dilakukan karena peraturan daerah yang mengatur pemanfaatan aset belum ditetapkan.
Menurutnya, apabila belum terdapat ketentuan yang menjadi dasar pemanfaatan aset, penggunaannya semestinya tidak dilakukan terlebih dahulu.
“Kalau belum ada ketentuan yang mengatur, sebetulnya tidak boleh digunakan dulu. Ketika kita menggunakan aset daerah, berarti ada kewajiban yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Dia meminta perangkat daerah terkait menjalankan fungsi koordinasi, pembinaan, pengawasan, serta monitoring dan evaluasi secara optimal. Seluruh pihak yang terikat dalam perjanjian juga diminta memahami hak, kewajiban, tugas, dan tanggung jawab masing-masing.
Selain sektor perikanan, Yani menekankan pentingnya dukungan layanan kesehatan melalui kerja sama dengan Klinik Utama Gavra Medika.
Menurutnya, pelayanan kegawatdaruratan membutuhkan kecepatan, ketepatan koordinasi, serta ketersediaan fasilitas dan tenaga kesehatan yang memadai.
Dia menilai keberadaan klinik dan fasilitas kesehatan pendukung diperlukan untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat, terutama ketika rumah sakit membutuhkan dukungan dalam menangani berbagai persoalan kesehatan.
Melalui kerja sama tersebut, pemerintah berharap masyarakat Kota Tual memperoleh dukungan pelayanan rujukan kegawatdaruratan, termasuk akses terhadap vaksin HB0 dan HBIG sesuai kebutuhan medis.
Yani menegaskan kedua kerja sama itu tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata yang terukur dan dapat dievaluasi manfaatnya.
Dia juga membuka peluang agar PT Viva Oceanus Ventura memperluas kegiatan usaha ke sektor lain sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi daerah.
Dalam sambutannya, Yani turut menyinggung upaya Pemerintah Kota Tual mendorong investasi dan memperkuat konektivitas transportasi untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, termasuk sektor pariwisata.
Dia menyebut pemerintah telah menjajaki kerja sama dengan sejumlah pihak penerbangan, termasuk TransNusa, untuk mendukung konektivitas penerbangan dari Bali menuju wilayah Maluku Tenggara dan Kota Tual melalui Langgur.
Menurutnya, peningkatan akses transportasi diharapkan memberikan dampak terhadap perkembangan pariwisata sekaligus membuka peluang pertumbuhan sektor ekonomi lainnya.
Yani berharap seluruh pihak yang terlibat dalam kerja sama dengan Pemerintah Kota Tual dapat menjalankan komitmen secara profesional dan bertanggung jawab guna mendukung terwujudnya daerah yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.






































































































