LanggurNews.com | Namlea – Polsek Namlea membagikan masker gratis kepada masyarakat di kawasan Simpang Lima Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan penurunan kualitas udara.
Pembagian masker dipimpin langsung Kapolsek Namlea Iptu Charles Langitan, S.H., M.H., bersama sejumlah personel. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 09.10 WIT dengan menyasar warga yang beraktivitas di luar rumah dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Turut hadir Kanit Binmas Aipda Marhamah Ely, Kanit Samapta Aipda Rahmat Oleng, S.H., Ps Kanit Reskrim Bripka Hamdan, serta personel Bhabinkamtibmas, Samapta, dan Intelkam.
Charles mengatakan pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kesehatan masyarakat di tengah dampak kabut asap karhutla di Kabupaten Buru.
Selain membagikan masker, personel Polsek Namlea mengimbau masyarakat tidak membakar hutan, lahan, maupun sampah sembarangan karena dapat memperburuk polusi udara.
Warga juga diingatkan agar berhati-hati saat mengendarai sepeda motor dan mematuhi rambu-rambu serta aturan lalu lintas untuk menghindari kecelakaan.
Masyarakat menyambut antusias kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Namlea.
Selain membagikan masker, Polsek Namlea juga melaksanakan kegiatan salat berjemaah keliling pada Jumat. Rangkaian kegiatan keagamaan tersebut diawali dengan salat Subuh dan dilanjutkan salat Jumat di Masjid Jamil, Dusun Kampung Lama, Desa Namlea.
Salat Jumat diikuti sekitar 150 jemaah. Tamrin Kiat bertindak sebagai imam, sedangkan Razak Fataruba menjadi khatib.
Usai salat Jumat, Kapolsek Namlea menyampaikan sosialisasi program Kapolri bertema Polisi Bersama Masyarakat. Dalam kesempatan itu, Charles menjelaskan delapan program prioritas transformasi Polri beserta agenda pendukung, termasuk Smart Policing dan Program Poliran.
Delapan program tersebut meliputi penguatan kelembagaan, pembinaan sumber daya manusia dan pola rekrutmen, penguatan pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, akuntabilitas anggaran, transformasi digital, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
Charles mengatakan program tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan kepolisian, meningkatkan profesionalisme personel, serta membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat.
Dalam penyampaian pesan kamtibmas, Charles juga mengingatkan warga mengenai layanan panggilan darurat 110 yang dapat diakses selama 24 jam. Masyarakat diminta memanfaatkan layanan tersebut untuk melaporkan kejadian menonjol maupun gangguan keamanan dan ketertiban.
Ia turut meminta para orang tua memperketat pengawasan terhadap anak-anak agar terhindar dari pergaulan bebas, penyalahgunaan minuman keras dan narkoba, serta aktivitas ilegal seperti balap liar.
Terkait maraknya kasus pencurian, Charles mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor kepada kepolisian apabila mengalami atau mengetahui tindak pidana tersebut.
Ia kembali mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan untuk mencegah polusi udara serta menjaga kesehatan masyarakat.






































































































