Tual, LanggurNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tual terus mendorong penguatan kerja sama lintas daerah sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan dan efisiensi distribusi logistik.
Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penjajakan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) yang digelar secara daring melalui zoom meeting.
Rakor yang digelar di Tual, Selasa (10/6/2025) ini, dilaksanakan sebagai bagian dari upaya implementasi KAD sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah.
Kegiatan ini juga merujuk pada surat dari Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Nomor: ΕΚ.05.12/33/D.I.M.EKON.5/05/2025 tertanggal 28 Mei 2025.
Dalam rapat tersebut, dilakukan pemetaan kebutuhan bahan pokok penting (bapokting) di Kota Tual, sekaligus identifikasi potensi daerah pemasok seperti Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Buru, dan Kabupaten Seram Bagian Timur.
Pemetaan ini bertujuan untuk merancang jalur distribusi angkutan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Tual bersama jajaran perangkat daerah tampak aktif berpartisipasi dalam diskusi dan menyampaikan komitmen untuk mendukung tindak lanjut kerja sama konkret antar wilayah.
“Sinergi antar daerah sangat penting untuk memperkuat distribusi logistik, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Amir Rumra.
Rakor ini turut dihadiri oleh para bupati, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta perwakilan dari dinas teknis dan instansi terkait dari wilayah-wilayah yang terlibat.
Kehadiran berbagai pihak ini memperkuat semangat kolaborasi antar daerah dalam menghadapi tantangan distribusi bahan pokok di kawasan timur Indonesia.
Pemerintah Kota Tual berharap hasil dari pertemuan ini dapat ditindaklanjuti melalui skema kerja sama yang terstruktur, demi terwujudnya sistem logistik yang tangguh, terkoneksi, dan mendukung pengendalian inflasi secara berkelanjutan.
Editor : Geraldo Leisubun






































































































